Enjoy your self within 30 days of drawing challenge, take this as your personal project, this is fun, just get comfortable and take your time :) start from 1-30 November 2011..
It doesn’t have to be good, it just has to be drawn. Please share with your friends! You can share your drawing with…
The amazing “Alligator Sky” performed by Owl City.
It’s perfect : the idea, the story, the music, the video, and all of it.
Love it so much.
Hari itu, saya merasa sangat tegang. Untuk pertama kalinya saya akan bermain keyboard mengiringi pemimpin pujian di sebuah kebaktian kecil sekolah minggu. Setelah beberapa hari sebelumnya berlatih dengan cukup baik, saya meyakinkan diri untuk bisa melalui hari itu dengan baik, walaupun mungkin permainan keyboard saya jauh dari sempurna. Tak pernah saya lupa, keyboard sederhana milik saya itu dibawakan oleh kakek tercinta yang tak pernah absen menemani saya ketika saya menjalani kursus musik di sebuah sekolah musik. Saat itu, saya masih duduk di kelas 3 sekolah dasar.
Setelah beberapa tahun saya bermain keyboard sendiri, akhirnya di suatu saat format kebaktian berkembang dengan bertambahnya beberapa alat musik lain yang melengkapi. Saya belajar untuk bekerja sama dan berbagi peran dengan tim saya.
Tak terlewatkan, saat itu kami sempat berkunjung ke Cirebon untuk melayani di sana. Saya terpilih menjadi salah satu pemain musik di sana. Saya sungguh senang sekaligus cemas, walaupun kami telah berlatih di hari sebelumnya. Kami hanya membawakan beberapa lagu saja sebagai persembahan dari tim kami. Satu hal konyol yang tak pernah saya lupakan adalah ketika kami berlatih di hari sebelumnya, saya memainkan piano upright yang ada di sana. Beberapa orang terdekat saya mengetahui kalau tangan saya hampir selalu berkeringat ketika saya beraktivitas, termasuk ketika bermain piano atau keyboard. Tak berbeda dengan latihan saat itu, tangan saya berkeringat dan membasahi banyak tuts putih dan hitam pada piano. Biasanya hal tersebut tidak menjadi masalah, namun ternyata saat itu saya lupa untuk membersihkan sisa keringat setelah selesai latihan. Keesokan harinya ketika kebaktian dimulai, pemain piano yang sebenarnya panik, karena melihat piano yang biasa ia mainkan kotor dan lengket akibat keringat saya kemarin. Sungguh malu saya melihat ekspresi keheranan campur kekesalan yang terlihat di mukanya. Namun untungnya beliau tidak memarahi saya ketika ia tahu bahwa saya yang membuat piano itu kotor, mungkin karena usia saya yang saat itu masih muda. :D
Tak lupa juga suatu hari di tahun-tahun yang sama, saya dikenalkan dengan beberapa anak baru yang ternyata tergabung dalam sebuah grup band cilik. Saya masih ingat, aliran musik mereka cukup keras, yaitu punk rock. :D Mereka cukup beruntung karena didukung penuh oleh orang tua mereka, termasuk fasilitas ruang studio yang terdapat di salah satu rumah anak tersebut dan pelatih yang cukup profesional. Saat itu saya diajak untuk melakukan uji coba sebagai salah satu anggota mereka. Saya mampu mengisi bagian keyboard pada lagu mereka, walaupun saya belum pernah dengar lagu mereka sebelumnya. Namun entah mengapa, mereka tidak pernah lagi membicarakan tentang band mereka pada saya setelahnya. Tak apalah, tak ada ruginya bagi saya. :)
Waktu berjalan terus hingga saya beranjak remaja dan harus berpindah ke kebaktian pelajar smp dan sma. Saya sangat tertarik untuk kembali melayani di bidang musik. Sungguh musik menjadi passion saya saat itu. Sebelum mengikuti audisi pemain musik, saya dan teman-teman lain diberikan pelatihan musik oleh senior yang ada di sana sesuai alat musik yang ingin kami pelajari. Saat itu, pelatih saya adalah Ka Samuel, seorang pemain keyboard yang sangat berbakat dalam musik menurut saya, dan terbukti dengan kesuksesan yang diraihnya di bidang musik hingga saat ini. Beliau memberikan banyak sekali pelajaran yang berharga tentang bermain keyboard maupun piano. Permainan saya meningkat sedikit demi sedikit mulai saat itu, hingga akhirnya saya ikut audisi dan diterima menjadi salah satu pemain keyboard di komunitas tersebut.
6 tahun saya lewati di bangku smp dan sma. Selama itu pula saya terus bermain keyboard di kebaktian pelajar tersebut. Berbagai lagu telah saya mainkan. Saya juga telah bermain dengan teman-teman yang berbeda. Hal ini yang membuat bakat saya di musik semakin berkembang. Mulai dari pemain junior yang pemalu, hingga menjadi pemain senior yang dituntut untuk menjadi music director di dalam timnya. Namun tentunya, permainan saya belum sebaik pemain-pemain keyboard senior saya, masih jauh bahkan. Namun saya berusaha untuk berbagi apa yang saya miliki kepada teman-teman saya yang baru masuk dan ingin belajar.
Dan akhirnya saya kembali harus berpindah ke kebaktian mahasiswa karena umur saya yang telah menginjak 19 tahun. Saat itu saya tidak sempat melalui proses audisi untuk melayani di sana, karena sebelum-sebelumnya saya telah diminta beberapa kali untuk mengisi posisi keyboard maupun bass yang kosong, menggantikan pemain yang saat itu berhalangan. Mungkin mereka telah mengetahui apa yang ada di dalam diri saya. :D Hampir serupa dengan sebelumnya, saya merangkak dari junior yang masih kurang pengalaman, hingga menjadi senior di tahun-tahun terakhir saya. Beberapa kebaktian dan acara besar telah saya lewati, termasuk acara yang diadakan di sabuga ITB. Saya merasa tersanjung diberi kesempatan untuk mengisi musik di acara tersebut.
Dan sampailah hari ini, 21 april 2011. Sore ini pukul 18.00, kami akan mengadakan perayaan paskah khusus mahasiswa di BTC lantai 4. Saya kembali mendapat kesempatan untuk menjadi salah satu pemain musik. Sungguh suatu hal yang membuat saya bersyukur di tahun akhir saya di sini. Setelah melewati jalan yang begitu panjang, akhirnya tibalah hari puncak di mana saya akan memberikan yang terbaik yang belum pernah saya berikan sebelumnya. Banyak inovasi dalam musik yang kali ini kami bawakan. Jujur, saya merasa ini merupakan hari yang selama bertahun-tahun saya nantikan. Berbeda dengan semua acara yang sebelumnya, saya benar-benar excited dengan persiapannya. Saya merasa perlu untuk memberikan sepenuhnya untuk acara ini. Entah karena faktor-faktor lain yang mendukung, namun saya yakin hari ini adalah hari besar yang layak untuk diingat seumur hidup saya. Tak lupa juga untuk menyebutkan setiap anggota tim musik ini. Saya pikir, merekalah orang-orang terbaik yang pernah bermain bersama saya. Mereka orang-orang yang paling kompak dengan saya, dan saya bangga dengan mereka. Beberapa dari mereka adalah teman-teman seperjuangan yang bertumbuh dan bermain musik bersama sejak kami masih duduk di bangku sekolah dasar. Intinya, saya sangat menantikan hari ini selama bertahun-tahun saya melayani.
Saya berdoa, semoga Tuhan benar-benar mencurahkan kasihNya sore ini kepada setiap mahasiswa yang datang ke tempat itu. Saya percaya akan ada suatu hal besar yang akan Tuhan kerjakan atas mahasiswa-mahasiswa tersebut. Dan saya pikir, hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari segalanya. Awal dari sebuah kegerakan besar mahasiswa Bandung. Awal dari masa depan saya yang telah menantikan saya di depan.
Dan akhirnya, saya harap anda termasuk salah satu mahasiswa yang terlibat dalam awal kegerakan mahasiswa, yang dimulai dari hari ini, pukul 18.00, di BTC lantai 4 Bandung.
It’s me : danny setiawan.
Menjadi diri sendiri bukan hanya melulu soal menunjukkan apa yang kamu miliki. Lebih baik lagi saya dan kamu bisa memberikan kontribusi kepada dunia dengan apa yang kita miliki. Tak ada dua orang yang identik sama. Setiap orang memiliki bagiannya masing-masing.
What about you?